Senin, 17 Januari 2011

Muhasabbah Ummat

Alhamdulillahirobbil 'alamiin...
Segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam,
KepadaNya lah kita minta pertolongan, mohon ampun, dan berlindung dari keburukan diri kita sendiri, dan dari kejahatan amal perbuatan kita
Sholawat dan salam teruntuk junjungan kita Nabi Muhammad saw, para sahabatnya, dan pengikutnya hingga hari kiamat. Amma Ba'du.

Saudaraku sesama muslim yang tercinta...
Dan juga kepada teman-teman atau siapapun yang masih berkeyakinan lain (non muslim), apabila ada yg secara kebetulan masuk dan membaca blog ini...
Sesungguhnya Al Quran merupakan kabar gembira dan peringatan bagi manusia dan seluruh alam dari Allah, Yang Maha Pemurah,....maka jangan buang waktumu yang terbatas selama di dunia ini hanya untuk urusan dunia...
Di dalamnya (al quran) terdapat petunjuk jalan yang lurus, yang harus kita tempuh, agar tidak tersesat jalan, yang membenarkan (mengkoreksi) kitab-kitab terdahulu yang telah diturunkan kepada nabi dan rasul sebelum Muhammad saw...yang mau tidak mau harus dibenarkan (dikoreksi) karena ada campur tangan manusia dalam proses rekapitulasi dan penulisannya, sehingga Allah perlu menurunkan petunjuk terakhir melalui Al quran, kitab yang mulia, yang akan dijaga kemurniannya oleh Allah swt hingga akhir zaman.

Ayo saudaraku, bukalah Al quran yang selama ini telah engkau beli, namun mungkin hanya engkau simpan di lemari yang bagus sebagai hiasan rumahmu. Bukalah, bacalah !!!
Ingat, wahyu pertama yang diturunkan Allah swt kepada nabi kita, "Iqro!" Bacalah! Apa yang harus dibaca?? tentu saja ayat-ayatnya (tanda-tanda) kebesaran & kekuasaan Allah swt. Baik ayat kauniyyah (tampak di seantero langit dan bumi) maupun ayat-ayat qauliyah (firman Allah), yaitu Al Quran.
Bukalah Al Quran, Bacalah, dan pahami maknanya !!! Ingat, pahami maknanya.
Selama ini mungkin sebagian saudaraku telah rajin membaca alquran dengan cara tadarus, alhamdulillah, sudah baik. Namun yang lebih utama adalah memahami arti dan maknanya, agar dapat diamalkan dalam perbuatan sehari-hari, sebagai petunjuk yang haq (benar) dari Allah, Tuhanmu dan Tuhan kita semua.

Jumat, 22 Januari 2010

Buah Alpukat

Bismillahirahmanirrahiim...

Hakikat manusia beragama adalah layaknya buah alpukat
ada biji di dalam, daging buah yang halus dan lezat, dan kulit

Biji adalah akidah...apabila akidah suatu dhien rusak, maka ia ibarat biji alpukat yang rusah,
ia tidak dapat tumbuh & tidak dapat ditanam kembali...
tidak mungkin tumbuh menjadi pohon alpukat yang baru

Akidah Tauhid ialah biji alpukat yang sempurna tanpa cacat
Ia adalah satu-satunya akidah yang Haq...
yang diajarkan oleh para nabi dan rasul Allah semenjak Adam as hingga Muhammad SAW
akidah yang meng-Esakan Allah SWT, dalam rubbubiyah dan dalam ilahiyahnya
Allah yang Esa sebagai pencipta & pemelihara semesta alam, serta
Allah yang Esa sebagai ilah atau sesembahan dan tempat bergantung seluruh mahluk
Bukan akidah yang orang-orang yang mempersekutukan-Nya (musyrikiin),
atau akidah yang "hanya" mengesakan Allah sebagai Sang Pencipta...
...namun membuat sesembahan tandingan bagi Allah dalam penyembahan kepada Nya....
...membuat berhala dan thaghut sebagai sesembahan...

Daging buah adalah syariat
Daging buah alpukat adalah syariat orang-orang yang berakidah Tauhid, yaitu syariat Islam (berserah diri)....
Syariat merupakan pembenaran suatu akidah dalam perilaku yang sesuai dengan ketentuan (hukum) Allah dan sesuai dengan tuntunan yang diajarkan oleh Rasul-Nya. Dari zaman nabi Adam a.s., dan menurut suhuf (lembaran) dan kitab-kitab Allah, dari Taurat sampai Al quran, maka ada 5 rukun (perkara) untuk akidah Tauhid ini, yang disebut sebagai rukun Islam. Kelima rukun tersebut adalah:
1. Penyaksian ke-Esaan Allah (Syahadat Tauhid) dan Syahadat rasul
2. Mengerjakan sholat untuk mengingat Allah
3. Menunaikan zakat (membersihkan jiwa dan harta)
4. Berpuasa
5. Mengerjakan hajji
Demikian Allah telah menentukan 5 rukun tersebut bagi dhien yang lurus (dhienul Islam), sejak zama Adam a.s. hingga risalah nabi Muhammad s.a.w.


Kulit adalah akhlaq. Akhlaq seorang manusia yang baik dan mulia (akhlaqul karimah) ibarat kulit buah alpukat yang mulus dan indah. Ia tampak dari luar, dan menarik hati siapa yang memandang dan melihatnya. Seorang yang berakhlaq mulia pasti akan disukai oleh siapapun (kecuali oleh orang-orang yang hasut/iri/dengki), baik oleh orang yang seakidah maupun oleh orang yang berlainan akidah. Apabila kita berakhlaq jujur, amanah (tidak khianat), berkata benar, dapat dipercaya, gemar menolong yang lemah, ikhlas dalam beramal, dls, yang semua itu merupakan bagian dari akhlaq mulia, tentu manusia akan menyukainya. Dan akhlaq tersebut terlihat dari pancaran perkataan dan perbuatan setiap orang, ibarat kulit alpukat, yang terlihat halus mulus dan menarik hati.

Senin, 18 Januari 2010

RENUNGAN PENCAPAIAN MA'RIFAT


Assalamualikum wr wb...Bismillahirrahmanirrahiim...

Dengan Nama Allah yang Maha Pemurah, Maha Penyayang...

Pada November 2009, seorang akhwat teman lama saya menelpon. Setelah bersapa kabar keluarga masing-masing, selanjutnya diskusi berlanjut dengan tema utamanya mengenai Dhien atau agama. Ybs mengatakan perlunya mengenal Allah (ma'rifatullah) dalam beribadah, dan Ybs sedikit menceriterakan pengalaman spiritualnya setelah 'dibukakan' pintu ma'rifat oleh seorang Guru Pembimbing (mursyid). Cukup menarik juga pengalaman spiritual yg telah dirasakan oleh teman saya ini, dan saya terus menggali informasi dari Ybs, termasuk mencermati apakah ada hal-hal dari amalan atau fahamnya yang "tidak biasa" (baca: menyimpang) dari Al Quran dan Sunnah, atau minimal dari pemahaman orang awam pada umumnya.


Beberapa amalan dan faham yang dirasakan oleh Ybs, yang terasa "tidak biasa" di antaranya sbb:
  1. Ybs mengatakan bhw hakikat 'kebenaran' dapat dicapai oleh siapa saja dari agama apa saja dengan cara mengenal Tuhan Sang Maha Pencipta (dalam istilah islam adalah ma'rifatullah=mengenal Allah).

  2. Terkait pemahaman No.1, Ybs mengatakan bahwa agama yang dipahami manusia yang terlihat berbeda adalah 'hanya' syariat yang dibawa oleh masing-masing Rasul yang membawanya. Tiap kitab yang diturunkan oleh Allah SWT membawa cahaya/petunjuk bagi manusia agar manusia dapat mengenal Allah, menuju dan mencapai Nya.

  3. Yang dimaksud dengan "Ash-Shirat al-Mustaqim" atau "Jalan Yg Lurus" adalah jalan menuju Nya, dan ini bisa ditemukan oleh siapapun manusia yang berusaha meraihnya dari 'agama' apapun di dunia ini. Manusia yang telah dapat menemukan Jalan Yg Lurus ini dan menempuhinya, sebenarnya dia telah ber-Islam (karena islam artinya "berserah diri"), meskipun 'agama' yang tertera di KTP nya bisa bermacam-macam.

Menyimak penjelasan dan pemahaman Ybs, saya agak kaget dan penuh tanda tanya. Dari sudut pandang saya terasa seperti "tidak biasa", atau bercampur antara yang "biasa" dengan yang "tidak biasa". Berawal dari diskusi itu telah menyebabkan saya, alhamdulillah, menjadi tersadar untuk berintrospeksi diri (muhasabah) dan lebih terdorong untuk menggali dan mendalami ilmu agama (dhien al-islam) secara lebih intensif. Yang menjadi pegangan bagi saya adalah pesan Baginda Rasulullah SAW dalam salah satu hadits, yang kira-kira bermakna sbb: "Aku tinggalkan bagimu 2 perkara, barangsiapa yang berpegang teguh kepadanya, niscaya dia akan selamat dan tidak akan tersesat selamanya, yaitu Al Quran al-Kariim dan Sunnahku."

Bagi saya, ma'rifatullah adalah sesuatu maqam yang tinggi & mulia, sehingga orang-orang yang telah mencapai ma'rifatullah adalah hamba Allah yang arif, mulia, dan tinggi ilmunya.

Namun, yang menjadi pertanyaan saya adalah:

  1. Apakah kunci pintu ma'rifat pada seorang hamba itu bisa 'dibuka' dengan mudah oleh seorang Guru? Menurut pemahalam saya ma'rifatullah adalah suatu 'maqam' dapat upaya pencapaiannya dengan cara membersihkan jiwa, bermuhasabah, mujahadah (dst...sesuai tahapannya), dan perlahan-lahan Allah SWT sendiri yang akan memberikan karunianya dengan membukakan pintu ma'rifat kepada Nya. Artinya, ahli ibadah sekalipun tidak dapat membuka pintu ma'rifat itu bila tidak atas kehendak (karunia) Allah SWT. Sebaliknya, seorang yang sebelumnya bukan ahli ibadah, bisa saja dengan kehendak Allah SWT, ia diberi karunia dgn dibukakan pintu ma'rifat kepadaNya, dan ini merupakan "Karunia Yang Besar".
  2. Apakah pembukaan kunci pintu ma'rifat oleh seorang Guru tsb ada tuntunan shahih yg bersumber dari Quran dan Sunnah Rasulullah SAW? Karena apabila tidak ada tuntunannya berarti hal tsb adalah suatu "Bid'ah" dalam ibadah, dimana setiap bid'ah akan tertolak (dikhawatirkan sesat jalan). Dalam pemikiran saya, apabila 'pembukaan' tsb dilakukan oleh Rasulullah SAW thd para sahabat, tentu ini merupakan 'peristiwa besar' dalam perjalanan spiritual pada sahabat nabi, dan tentu seharusnya ada hadits yang berkenaan dgn ini, bahkan dalam riwayat yang banyak jumlahnya

Saat ini sudah mendekati akhir zaman, dimana semakin banyak fitnah yang menimpa umat manusia pada umumnya dan ummat islam pada khususnya. Dan sesungguhnya fitnah Dajjal adalah fitnah terbesar dan terberat yang menimpa umat islam.

Allah SWT berfirman dalam Al Quran: "Janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak memiliki pengetahuan tentangnya,...sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semua akan dimintakan pertanggungan jawabnya" (QS 17:36). Artinya Allah SWT mewanti-wanti kita semua untuk tidak mengikuti apa-apa yang tidak ada ilmu (tuntunannya) dari Allah dan Rasul-Nya.

Rasulullah Muhammad SAW bersabda dalam suatu riwayat yang sangat dikenal: "Kullu bid'atin dholalah, kullu dholalatin fin naar." (Tiap-tiap bid'ah adalah sesat, dan tiap-tiap yang sesat itu di neraka"). Apa maksud hadits ini? Artinya kita harus ekstra berhati-hati dalam beragama ini...jangan sampai terjerumus ke dalam sesuatu bid'ah (yang diada-adakan). Dhien al-islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW sudah sempurna, sehingga tidak perlu di tambah-tambah dengan yang baru, meskipun itu terlihat lebih hebat dan lebih sholeh. Iblis siap menyesatkan dan menjerumuskan manusia dari Jalan Yang Lurus, yg secara garis besar dibagi dalam 2 cara:

  • Menjerumuskan manusia ke dalam kenikmatan syahwat & hawa nafsu duniawi, sehingga terus bermaksiat dan tenggelam dalam perbuatan2 dosa, sehingga terlena dan lupa untuk taubat sampai akhir hayatnya. Setidaknya cara ini akan menyebabkan manusia memiliki timbangan dengan kebaikan yang 'ringan". Cara ini akan diterapkan tentara syetan kepada manusia awam.
  • Menggelincirkan manusia dengan perbuatan-perbuatan yang dapat merusak amal ibadah dengan penyakit hati seperti: timbul riya, sombong, ujub, dll, serta dicampurkannya dengan perbuatan2 yang dapat menyesatkan, seperti: timbul syirik, melakukan bid'ah, khurafat, dll. Cara ini dilakukan oleh Iblis dan tentaranya dan diterapkan kepada hamba-hamba Allah yang taat, berusaha ta'at, dan para ahli ibadah. Ini justru godaan syetan dan tipu daya iblis yang sangat berat dan sulit dideteksi manusia. Hanya hamba-hamba Allah yang ikhlas yang dapat berlepas diri dari padanya.

(...insya Allah akan saya sambung lagi...)







Rabu, 07 Oktober 2009

Lirik Lagu "Just For You" by Richard Cocciante

JUST FOR YOU
(kalo ada yg salah, harap maklum, soalnya asli dari mendengarkan langsung)

I can't stay now and just wait how, my hands then grow so impatient
many thing I've got to do now for the first ray of the morning
though she dreams in peaceful slumber, sleep to me just doesn't come
when she wakes I'll try to tell her everything I have to say

And the night so dark inside me, makes me finally understand
with the love that she has given she can light the sky forever
It's the way she gives so freely It's the way she takes my hand
I'll just ask the sun shine brightly, gotta see her smile again

Then I'll sing the song I've written and I'll make the whole world listen
in a silence just for you, like no one has ever heard
And I'll wake up all the lovers, and I'll keep them back for hours
and we'll do the things we've wanted the way that lovers do

Then we'll run into the street and we'll start to dance like crazy
Cause she wants only to feel joy, in the love she gives and needs
And we'll take me type of colors and we'll paint the street and building
rainbow colors, everyone, cause wants colors to see
and we'll take whole field of flowers make the street alive with spring
make a place where lovers go to love the way that lovers know
And we'll fly into the sky and we'll choose in two stars
And our stars will turn the whole world, the love we have we are

The love we share is sweet the love we know is real
that love is not a dream, but last a lifetime long
because your love and mine we give
without dreaming all we need
and the love that we have given return to us to win

Cause your love for me is now beginning, and the end your love and mine is love for me
fore....ver....na...nana...nana...na...
Your love and mine is love...for me forever..


Accords:
This is my favourite song since I am a student
Am....Dm....G...C
E...F....G....Am...

(dst puter2 aja di situ....)

Senin, 25 Mei 2009

Kontroversi Ekonomi Neo-Liberal dlm Pilpres 2009 (Bagian 1)

Pembaca yg budiman,

Pada pemilu 2004, saya memilih SBY pada putaran 2, krn saya anggap SBY adalah kandidat terbaik dibanding kompetitornya, Mega-Hasyim.
Mengapa?
Saya tidak memilih Mega-Hasyim, karena kasus-kasus pada perekonomian kita dimana pada masa pemerintahan Mega-Hamzah terjadi beberapa hal sbb:
- Penjualan Indosat Rp 6 T , BUMN strategis di bidang komunikasi.
- Penjualan bank-bank rekap kepada investor asing, dimana ternyata bank2 tsb masih ada kewajiban Obligasi Rekap negara, shg akhirnya negara kita, harus membayar kupon dan cicilan obligasi rekap tsb kepada asing.... (bodoh sekali bukan????)
- Rencana penjualan BUMN-2 lainnya ke investor asing (waiting list)
Kalo kita ingat, Menko Perekonomian pada saat itu adalah Prof Dr Boediono. Sayang sekali, beberapa langkah yang tidak nasionalis terjadi waktu itu. Satu hal yang sangat saya puji adalah ibu Mega tidak mau menaikkan harga BBM secara signifikan mengikuti harga pasar, kecuali terpaksa saja.

Saya tidak bermaksud ikut-ikutan menyudutkan Prof Dr Boediono sebagai agen asing atau Neo Lib... dsb (saya khawatir stigma macam ini bisa menyesatkan juga karena rakyat akan bertanya: apa sih yang dimaksud Agen Asing???)
Namun demikian, seorang "ahli ekonomi" pasti memiliki "mahzab ekonomi" yang mendarah daging yang dianutnya, shg ketika ybs menjadi pengambil keputusan, segala keputusannya pasti berdasarkan "teori /mahzab ekonomi" yang "diyakininya" paling baik dan benar. Hal ini wajar2 saja sebenernya. Mungkin saja, Prof Dr Boediono ini memang meyakini bahwa ekonomi harus diserahkan kepada "PASAR"... dan pasar yg akan mencari ekuilibriumnya sendiri, dimana campur tangan pemerintah seminimal mungkin. Saya tidak tahu persis apakah beliau penganut mahzab ekonomi liberal, neoliberal, sosialis, atau apalah, karena belum pernah mengikuti seminar ekonomi beliau, apalagi berdiskusi ekonomi dgn beliau. Yang jelas dan perlu kita cermati adalah fakta perekonomian negeri kita yang terjadi di depan mata, semasa beliau menduduki posisi kunci dalam perekonomian negeri ini.
Dalam 3 tahun terakhir ini, dimana beliau menjadi Menko Perekonomian dan terakhir sebagai Gubernur BI, beberapa kebijakan ekonomi Indonesia sepertinya mengikuti butir2 di dalam Washington Consensus yg merupakan ciri khas ekonomi neoliberal.


Bahwa Prof Dr Boediono dituding sbg "kaki tangan" atau Agen Asing, mungkin memang tidak benar. Tidak mungkinlah beliau memiliki "deal-deal" khusus dgn asing. Sangat mungkin bahwa Prof Dr Boediono itu memiliki Faham/Mahzab ekonomi yg DIINGINKAN dan DISUKAI pihak Asing. Karena apa??? Dgn mahzab/faham ekonomi yang dianutnya, tentu Prof Dr Boediono akan merekomendasikan hal-hal yg sejalan dgn keinginan & kepentingan asing, di antaranya:
- Privatisasi BUMN strategis, meskipun menyangkut hajat hidup orang banyak (PLN, jalan tol, minyak bumi, baja, tambang2 lain, dsb)
- UU Penanaman Modal yang membolehkan asing menguasai mayoritas (>51%) perusahaan dalam negeri.
Semuanya bisa diambilalih dan dimasuki asing secara halus melalui PASAR/ ekonomi PASAR. Ingatlah AMANAT UUD 45 psl 33, dan AMANAT para pendiri negeri ini, bahwa BUMI, AIR, dan KEKAYAAN yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh NEGARA, dan digunakan SEBESAR-BESARNYA untuk KEMAKMURAN RAKYAT....!!!! Inget temen2....pelajaran kita di SD waktu kita masih kecil???? Kemakmuran Rakyat, bukan kemakmuran orang asing asing !

(...Bersambung ke Bagian 2, krn sudah maghrib, penulis ingin sholat berjamaah di mesjid)

Senin, 20 April 2009

Tujuh Perbuatan Mulia

Rasulullah SAW menyuruh kami untuk melaksanakan 7 (tujuh) macam perbuatan, yaitu:
1. Menjenguk orang sakit
2. Mmengiringkan jenazah
3. Mendoakan orang yang bersin
4. Menolong orang yang lemah
5. Membantu orang yang teraniaya
6. Menyebarluaskan salam
7. Menepati sumpah
(HR Bukhari & Muslim)

Selasa, 07 April 2009

Menghadiri Undangan

Rasulullah SAW bersabda: "Bila salah seorang di antara kamu sekalian diundang maka hendaklah ia memenuhinya. Bila sedang berpuasa maka hendaklah ia mendoakan dan bila tidak berpuasa maka hendaklah ia makan." (HR Muslim)